Hari 1 | 9 September: Mendorong Transisi Energi yang Realistis di ASEAN
Membangun ASEAN dengan Transisi Energi yang Realistis
Sidang pleno pembukaan berfokus pada perjalanan ASEAN menuju netralitas karbon sambil memastikan keamanan energi, termasuk integrasi energi terbarukan, digitalisasi, pembiayaan, kerangka regulasi, dan insentif untuk mendorong transisi energi yang holistik.
Dekarbonisasi Industri
Aliran ini membahas strategi dan kebijakan untuk mengurangi emisi karbon di sektor industri. Hal ini mencakup mitigasi dampak CBAM, mendorong adopsi energi terbarukan dan efisiensi energi, meningkatkan kualitas data emisi, mengeksplorasi penetapan harga karbon, serta memperkuat kemitraan antara sektor publik dan swasta.
Energi terbarukan
Aliran ini berfokus pada penerapan dan integrasi sumber energi terbarukan, khususnya untuk pengurangan karbon di sektor industri.
Ketahanan Jaringan
Aliran ini berfokus pada peningkatan kemampuan jaringan listrik untuk menahan dan pulih dari gangguan dengan memanfaatkan digitalisasi, analisis canggih, kecerdasan buatan (AI), dan solusi jaringan pintar guna meningkatkan keandalan, fleksibilitas, keamanan, dan konektivitas lintas batas.
Transisi Termal
Aliran ini mengkaji peran yang terus berkembang dari pembangkit listrik tenaga panas dalam transisi energi, mulai dari gas alam sebagai opsi transisi hingga strategi lain dalam memastikan keamanan dan keterjangkauan energi.
Hari ke-2 | 10 September: Kerangka Regulasi, Kemajuan Nuklir, Pembangkit Listrik Mandiri, dan Lainnya
Mobilitas Bersih
Aliran ini berfokus pada transisi menuju transportasi berkelanjutan, dengan penekanan pada integrasi mobilitas dan listrik, pembangunan ekosistem mobilitas hijau, pengembangan infrastruktur pengisian daya, dan eksplorasi teknologi transportasi bersih alternatif.
Bahan Bakar Berkelanjutan
Aliran ini mengkaji potensi dan tantangan bahan bakar berkelanjutan, khususnya hidrogen, dengan pendekatan ekosistem terhadap kebutuhan infrastruktur, pengurangan biaya, dan kolaborasi regulasi.
Tenaga Listrik Mandiri
Siaran ini membahas akses listrik terdesentralisasi dan peran perjanjian pembelian listrik korporasi (CPPAs) dalam mendorong investasi dan skalabilitas.
Nuklir
Aliran ini mengkaji faktor-faktor utama yang mendorong pengembangan energi nuklir berkelanjutan di Asia, termasuk manajemen pemangku kepentingan, kemajuan teknologi, kerangka regulasi, dan potensi Reaktor Modular Kecil (SMR).
Ritel Energi
Aliran ini berfokus pada optimalisasi solusi penyimpanan energi untuk meningkatkan integrasi sumber energi terbarukan, mengevaluasi berbagai teknologi penyimpanan, mengatasi ketidakstabilan, serta mengeksplorasi skalabilitas dan keberlanjutan.
Teknologi yang Memungkinkan
Aliran ini berfokus pada berbagai teknologi yang memfasilitasi dekarbonisasi, termasuk CCUS di industri berat, memperluas inovasi untuk industri net-zero, dan mengeksplorasi peluang konversi limbah menjadi energi.
Energi Desentralisasi Aliran ini berfokus pada integrasi Sumber Energi Terdistribusi (DER) dan gardu pintar untuk meningkatkan ketahanan perkotaan, stabilitas jaringan, dan integrasi energi terbarukan.
Hari ke-3 | 11 September: Pembiayaan Dekarbonisasi dan Navigasi Pasar Karbon untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Pembiayaan Dekarbonisasi
Sidang pleno ini didedikasikan untuk aspek keuangan dalam mewujudkan transisi energi regional yang berkelanjutan, termasuk pembiayaan aset transisi, manajemen risiko, dan aspek lainnya.
Perdagangan Karbon
Sidang pleno ini membahas peran strategis pasar karbon dalam mempercepat dekarbonisasi, mencakup pelajaran yang dipetik dari pasar yang sudah ada, mekanisme pasar utama, peran penetapan harga karbon, integrasi kebijakan, serta masa depan pasar sukarela dan pasar yang diatur.