22-24 September 2026

ICE, BSD City, Indonesia

Pesan Stand
Ikuti pameran di acara energi dan listrik regional terkemuka yang mencakup seluruh rantai nilai.

22-24 September 2026

ICE, BSD City, Indonesia

Pesan Stand
Ikuti pameran di acara energi dan listrik regional terkemuka yang mencakup seluruh rantai nilai.

22-24 September 2026

ICE, BSD City, Indonesia

Menu

Berita: Generasi

16 Jan 2024

PLN akan mengoperasikan dua unit PLTM dengan total kapasitas 7 MW

PLN akan mengoperasikan dua unit PLTM dengan total kapasitas 7 MW

PT PLN (Persero) menambah pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT), dan kini mengoperasikan dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Besai Kemu berkapasitas 2 x 3,5 Megawatt (MW) di Kecamatan Banjit, Kabupaten Way Kanan, Lampung.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa hal ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk mengawali tahun baru dengan meningkatkan kapasitas pembangkit EBT sebagai upaya transisi energi.

"Kami tancap gas untuk memulai tahun 2024... Kami menjalankan komitmen transisi energi dengan memaksimalkan penggunaan potensi energi ramah lingkungan yang ada," katanya.

Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber energi air yang melimpah, yang dapat menjadi salah satu pionir dalam peralihan dari energi fosil ke sumber energi domestik.

Dengan kapasitas produksi 2 x 3,5 MW, diperkirakan kedua PLTM tersebut dapat menghasilkan 39 Gigawatt Hours (GWh) energi hijau per tahun.

"Sebagai tulang punggung keberhasilan transisi energi untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060, PLN secara aktif mengakselerasi berbagai inisiatif baik secara kolektif maupun kolaboratif dengan para pemangku kepentingan di dalam dan luar negeri," ujar Darmawan.

Ia menjelaskan bahwa PLN telah merencanakan tambahan energi listrik ini akan didukung oleh 75% EBT dan 25% dari sektor gas hingga tahun 2040.

"Untuk itu, PLN telah menyiapkan skenario Accelerated Renewable Energy Development (ARED) untuk meningkatkan kapasitas pembangkit EBT secara masif dan mengatasi tantangan intermittency dan ketidaksesuaian lokasi sumber EBT dengan pusat-pusat permintaan di perkotaan," lanjut Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Lampung, Saleh Siswanto, menambahkan bahwa PLTM Besai Kemu merupakan pembangkit Independent Power Producer (IPP) dan merupakan PLTM ketiga yang beroperasi di Lampung setelah PLTM Batu Brak dan PLTM Sukarame.

"Kami bersyukur hari ini PLTM Besai Kemu yang merupakan pembangkit EBT di Lampung telah berhasil beroperasi," ujar Siswanto. "Pembangkit ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan bauran EBT atau energi hijau khususnya di Provinsi Lampung."

Sementara itu, Asep Iwan Gunawan, Direktur Utama PT Uway Energi Perdana, mengungkapkan rasa syukurnya atas beroperasinya 100% PLTM Besai Kemu, dan menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan dukungan dari semua pihak di Lampung.

"Diharapkan PLTM Besai Kemu ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Lampung, khususnya masyarakat sekitar," ujarnya.

"Pertama, sebagai upaya penyediaan energi bersih, listrik yang dihasilkan PLTM Besai Kemu memperkuat pasokan untuk subsistem kelistrikan di Lampung. Kedua, kehadiran PLTM Besai Kemu juga menyerap tenaga kerja baru dari masyarakat sekitar di Kecamatan Banjit."

Lihat semua Berita: Generasi
Memuat

Bagian dari Enlit Asia

DC X Daya

2025 Mitra & Sponsor

Kementerian Tuan Rumah

  • Logo Kementerian Energi yang menampilkan ikon api merah bergaya di sebelah kiri dan

 

Lembaga Pendukung

  • Logo dengan warna oranye yang mencolok

 

Utilitas Host

  • Logo EGAT
  • Logo Otoritas Listrik Metropolitan
  • logo kacang polong

 

Sponsor Berlian


 

Sponsor Platinum


 

Sponsor Emas


 

Sponsor Perak


 

Sponsor Perunggu


 

Sponsor Pendukung

  • Hijau

 

Sponsor Pusat Pengetahuan


 

Pembawa Acara Pengarahan Eksekutif


 

Dalam Kemitraan dengan:


 

Mitra Media Resmi:


 

Mitra Maskapai Penerbangan Resmi: